:::::: Welcome :: Selamat Datang :: Sugeng Rawuh :: いらっしゃい :::::::
WELCOME TO CHEZ-SPACE.BLOGSPOT.COM | SELAMAT DATANG | JANGAN LUPA FOLLOW YAH | DITUNGGU KOMENTARNYA | THANK YOU
------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Thursday, August 2, 2012

Kenapa SIEM 2012 Harus Dibatalkan?


SIEM merupakan singkatan dari Solo International *Contemporary Ethnic Music, yaitu sebuah acara berskala internasional yang diadakan di Kota Solo dengan menghadirkan delegasi dari beberapa negara dari seluruh dunia. Seperti namanya, pagelaran ini menampilkan berbagai macam musik-musik etnik yang memukau, setiap tahunnya SIEM selalu tidak pernah sepi pengunjung.

Kabar anehnya, SIEM pada tahun 2012 ini ditunda/dibatalkan/tidak jelas? Padahal acara seperti ini bisa memperkenalkan Kota Solo kepada dunia, hanya untuk tahun ini saja rasanya aneh kenapa acara tersebut harus dibatalkan. Sebelumnya, beberapa hari sebelum hari H (4 Juli 2012) sebenarnya sudah digencarkan promosi SIEM di Taman Balekambang yang akan dijadikan sebagai tempat diselenggarakannya acara tersebut.

Namun sesaat sebelum tiba pada hari dimana acara tersebut berlangsung, terjadi (entahlah) suatu peristiwa, mungkin masalah ijin tempat, sehingga acara tersebut dipindahkan ke tempat lain yaitu di Taman Agrowisata Sondokoro, Karanganyar (luar Kota Solo). Meskipun diselenggarakan pada hari yang sama, namun acara tersebut bukanlah bernama SIEM, namun KretaKencana. Lalu bagaimana nasib SIEM?

Kabarnya anggaran APBD untuk pagelaran SIEM 2012 akhirnya dikucurkan untuk keperluan lain yang seakan memberi pertanda bahwa SIEM 2012 resmi batal digelar tahun ini. Mungkin memang sedikit kecewa, tapi semoga acara lainnya seperti SIPA (Solo International Performing Art) tidak dibatalkan digelar pada tahun ini. - Chez-space.blogspot.com

Share artikel ini:

Reactions:

0 comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
"Pembaca yang baik akan meninggalkan komentar dengan nama, bukan hanya "Anonim". Terima Kasih."