:::::: Welcome :: Selamat Datang :: Sugeng Rawuh :: いらっしゃい :::::::

WELCOME TO CHEZ-SPACE.BLOGSPOT.COM | SELAMAT DATANG | JANGAN LUPA FOLLOW YAH | DITUNGGU KOMENTARNYA | THANK YOU
------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Showing posts with label TRAVELLING. Show all posts
Showing posts with label TRAVELLING. Show all posts

Tuesday, August 28, 2012

Pantai Pok Tunggal, Pantai Sepi nan Indah

Mungkin ada yang merasa sedikit aneh dengan nama pantai yang satu ini, namun rasa penasaran Anda akan terbayar ketika melihat penampakan alam yang begitu spesial di Pantai Pok Tunggal ini. Pantai ini terletak di Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta. Meskipun begitu, dibandingkan dengan pantai-pantai lainnya yang ada di Jogja (Kecuali Pantai Indrayanti dan Pantai Siung) , pantai ini justru lebih mirip dengan pantai-pantai di Kabupaten Pacitan.



Pantai Pok Tunggal masih terlihat sepi, karena belum begitu terkenal di kalangan wisatawan. Selain itu, juga karena medannya yang masih sulit untuk dijangkau. Panti ini bisa ditempuh dari Pantai Indrayanti naik kurang lebih 3 kilometer, sampai di kanan jalan ada papan bertuliskan Pantai Pok Tunggal, Anda cukup mengikuti jalan yang tertera pada papan petunjuk arah tersebut. Namun Anda juga harus menyiapkan diri dengan kondisi jalanan yang cukup ekstrim.

Saat pantai ini sedang surut kita bisa melihat hamparan pemandangan karang dan rumput laut yang indah (Bahkan lebih indah dari Tanah Lot). Namun jangan sampai melewatkan pemandangan matahari terbenam di pantai ini, karena inilah daya tarik Pantai Pok Tunggal yang sesungguhnya. - Chez-space.blogspot.com

Share artikel ini:

Raja Ampat, Eksotisme Menakjubkan di Papua

Raja Ampat merupakan nama dari kepulauan yang juga merupakan kabupaten di tanah Papua. Dari seluruh pulau hanya 35 pulau yang berpenghuni sedangkan pulau lainnya tidak berpenghuni dan sebagian besar belum memiliki nama.

Sebagai daerah kepulauan, satu-satunya transportasi antar pulau dan penunjang kegiatan masyarakat Raja Ampat adalah angkutan laut. Demikian juga untuk menjangkau Waisai, ibu kota kabupaten. Bila menggunakan pesawat udara, lebih dulu menuju Kota Sorong. Setelah itu, dari Sorong perjalanan ke Waisai dilanjutkan dengan transportasi laut. Sarana yang tersedia adalah kapal cepat berkapasitas 10, 15 atau 30 orang. Dengan biaya sekitar Rp. 2 juta, Waisai dapat dijangkau dalam waktu 1,5 hingga 2 jam.

Yang menarik, kekayaan alam bawah laut di Raja Ampat merupakan yang paling lengkap di dunia. Kekayaan yang berlimpah tersebut membuat banyak turis asing yang datang ke Raja Ampat untuk menikmati kekayaan biota lautnya.

Foto-foto Raja Ampat:









- Chez-space.blogspot.com
Share artikel ini:

Thursday, August 23, 2012

Bernostalgia di Kota Tua Jakarta


Sebenarnya di Kota Jakarta ada sesuatu yang menarik. Benar, ini adalah suatu hal yang sangat menarik untuk saya. Jujur saja, saya tidak begitu menyukai Kota Jakarta dengan segala ciri khasnya, seperti macet, banjir, polusi, kumuh dan yang lainnya. Namun dibalik potret kota yang amburadul tersebut, ada sebuah kenyamanan tersembunyi. Bukan sekedar kenyamanan, tapi kenyamanan dan keindahan nostalgia bisa kita temukan disini, di kawasan Kota Tua Jakarta.

Jakarta sebenarnya banyak menyimpan keindahan yang tersembunyi, namun yang banyak terekspos justru segala keburukan tentang kota ini. Kalau menurut saya sendiri, sebenarnya Kota Jakarta tidak akan kalah dengan New York maupun Geneva bila semua masyarakat disini peduli akan lingkungan yang bersih dan senantiasa merawat bangunan bersejarah seperti yang satu ini. Memang bagus, hanya saja sayang, masih terlihat kumuh di beberapa bagian.

Kota Tua Jakarta, juga dikenal dengan sebutan Batavia Lama (Oud Batavia), adalah sebuah wilayah kecil di Jakarta, Indonesia. Wilayah khusus ini memiliki luas 1,3 kilometer persegi melintasi Jakarta Utara dan Jakarta Barat (Pinangsia, Taman Sari dan Roa Malaka). Dijuluki "Permata Asia" dan "Ratu dari Timur" pada abad ke-16 oleh pelayar Eropa, Jakarta Lama dianggap sebagai pusat perdagangan untuk benua Asia karena lokasinya yang strategis dan sumber daya melimpah.

Beberapa keindahan yang ditawarkan kawasan Kota Tua Jakarta seperti Museum Fatahillah, Museum Wayang, Museum Bank Indonesia, Kantor Pos, Toko Merah, Pelabuhan Sunda Kelapa, dan masih banyak lagi, yang pasti semuanya adalah bangunan peninggalan kolonial yang sangat terasa begitu klasik, namun indah. Yang pasti, Kota Tua ini menunjukkan bahwa sebenarnya Jakarta mempunyai tempat wisata yang sangat menarik dan patut untuk dibanggakan. - Chez-space.blogspot.com

Share artikel ini:

Monday, August 20, 2012

Teleng Ria, Pantai Indah di Pesisir Pacitan


Pantai yang indah? Ya, mungkin pantai yang satu ini berhak menyandang predikat tersebut. Pasalnya, pantai yang satu ini memang benar-benar yang paling indah diantara pantai laut selatan yang lain. Pantai berjarak 3,5 km dari pusat kota ini memiliki dasar dari pasir dan ombak dengan tipe beach break. Di sini terdapat sebuah life guard tower tempat penjaga pantai mengawasi dan memastikan keselamatan para pengunjung.

Selain tempat persewaan papan selancar, Anda juga bisa menyewa papan boogie. Boogie boards, atau yang biasa disebut Paipo di Hawaii dan juga dikenal dengan nama bodyboards, adalah papan surfing dengan panjang maksimal 4 kaki. Papan ini dulu biasa digunakan oleh anak-anak sebelum akhirnya mereka mahir berselancar, namun kemudian berkembang menjadi salah satu bentuk selancar profesional. Stand up surfing atau selancar sambil berdiri hanya bisa dilakukan dengan papan berukuran lebih dari 6 kaki (sekitar 1,8 meter).
 
Ombak di pantai ini tidak terlalu deras, sehingga aman bagi Anda yang hobi berenang. Menuju ke arah barat, Anda akan menemui sebuah pelabuhan kecil tempat para nelayan merapat. Berjalan-jalan di antara perahu-perahu nelayan sambil melihat hasil tangkapan mereka atau mengunjungi Tempat Pelelangan Ikan akan menjadi pengalaman tersendiri.

Resort ini juga dilengkapi dengan hotel yang terletak hanya sekitar 100 meter dari pinggir pantai. Bagi yang hobi camping, sebuah lapangan terbuka bisa Anda manfaatkan untuk mendirikan tenda. Jajaran warung-warung makan bertebaran, menawarkan aneka makanan tradisional dan es kelapa muda. Menginginkan bersantap dengan suasana romantis? Tepat di sebelah hotel, terdapat restoran sea food dengan pemandangan menghadap ke laut dan pertunjukan live music. Teleng Ria juga menawarkan fasilitas tempat bermain anak dan arena outbond. - Chez-space.blogspot.com

Share artikel ini:

Monday, August 13, 2012

Caribbean Bay, Water Park Terluas di Dunia


Caribbean Bay merupakan nama sebuah arena indoor / outdoor water park yang terletak di Yongin, Korea Selatan. Mungkin sebagian orang banyak yang familiar dengan nama Caribbean Bay, karena gelanggang wahana yang satu ini pernah dijadikan tempat syuting film Korea dengan judul yang sama dengan anggota boyband 2 PM dan girlband SNSD sebagai pemainnya. Sebenarnya, Caribbean Bay sendiri merupakan sebuah replika dari pesisir pantai negeri Karibia yang dibuat dengan sangat apik dengan luas hingga 242,321,000 square yards. Begitu besarnya arena ini, sehingga banyak juga permainan yang ditawarkan, dari yang mudah sampai yang ekstrim sekalipun. Tentu saja semua wahana disini berhubungan dengan air.

Film Korea Caribbean Bay

Beberapa wahana air disini diantaranya Aquatic Center, Sea Wave, Bay Slide, Fortress, Wil River, dan masih banyak lagi yang lainnya. Sementara untuk varian harga tiket dibawah ini :

Admission Fees * 1 day pass
Low season – Adults 30,000 won / Children 23,000 won
Middle season – Adults 40,000 won / Children 30,000 won
High season – Adults 55,000 won / Children 43,000 won
Golden season – Adults 65,000 won / Children 50,000 won

* Half a day pass
(admissions begin: low/middle season at 14:30, high/golden season at 15:00)
Low season – Adults 26,000 won / Children 20,000 won
Middle season – Adults 34,000 won / Children 26,000 won
High season – Adults 45,000 won / Children 35,000 won
Golden season – Adults 55,000 won / Children 43,000 won

Caribbean Bay juga disediakan locker, sewa baju renang, dan juga rompi pengaman. Untuk menuju lokasi ini kita bisa menggunakan bus dengan nomor #5002 di Gangnam dan stasiun Yangjae, nomor bus #1500 dari Seoul National University dan dan nomor bus #6000 dari stasiun Suwon. - Chez-space.blogspot.com

Share artikel ini:

Sunday, August 12, 2012

Kemegahan 7 Puncak Dunia

Kali ini saya akan membahas tentang 7 puncak dunia atau yang diluar negeri sana dikenal dengan sebutan The Seven Summits of the World. Perlu diingat, pemberian gelar 7 puncak dunia ini bukanlah untuk 7 puncak gunung/pegunungan yang tertinggi urut dari nomor 1-7, melainkan puncak tertinggi dari tujuh benua di dunia. Benua Asia dengan puncak Everest (8.848 m), Afrika dengan puncak Kilimanjaro (5.895 m), Amerika Selatan dengan puncak Aconcagua (6.962 m), Eropa dengan puncak Elbrus (5.642 m), Amerika Utara dengan puncak Denali (6.194 m), Oceania dengan puncak Cartensz Pyramid ( 4.884 m), dan Antartika dengan puncak Vinson Massif (4.897 m).

1. Puncak Everest - Asia

sumber gambar : 3.bp.blogspot.com

Siapa yang tak kenal dengan puncak yang satu ini? Puncak tertinggi di daratan Asia sekaligus merupakan yang tertinggi di dunia ini terletak pada ketinggian 8.848 m, menjulang tinggi diantara puncak pegunungan Himalaya lainnya. Pegunungan ini berdiri di perbatasan negara antara China, India, dan Nepal, Sementara untuk puncak tertinggi yaitu Everest berada dalam kawasan Nepal.

Holiday disini?
Selain menikmati pemandangan khas dari puncak tertinggi di dunia, kita bisa berwisata ke sebuah kerajaan di pegunungan Himalaya yang sudah sangat terkenal, Bhutan. Bhutan dianggap layaknya sebuah surga dunia bagi para selebriti dunia maupun para wisatawan kelas atas. Karena itu, jangan tanya berapa biaya untuk bisa masuk ke kawasan ini. Untuk tahun ini kita setidaknya harus merogoh kocek 250 dollar AS (sekitar Rp 2,1 juta)/hari. Dan itu merupakan harga paket biro perjalanan yang paling murah.


2. Puncak Kilimanjaro - Afrika

 sumber gambar : inrichmint.org

Puncak yang satu ini merupakan nama sebuah gunung yang berdiri paling megah di benua Afrika. Gunung Kilimanjaro terletak di Tanzania, banyak yang tidak tahu bahwa gunung ini sebenarnya merupakan gunung yang berdiri bebas (bukan puncak dari pegunungan) yang paling tinggi di dunia, dengan ketinggian 5.895 m. Kilimanjaro merupakan gunung api strato raksasa yang telah non aktif, namun masih mengeluarkan fumarol berupa gas dari kawahnya.

Holiday disini?
Banyak sekali pilihan wisata disini. Kita bisa pergi ke puncak Kibo, atau ke Taman Nasional Gunung Kilimanjaro, menara observasi Amboseli, Tur jalan kaki di Arusha, dan masih banyak lagi pilihan lainnya. Tentu saja dengan suasana Afrika yang gersang namun indah.

3. Puncak Elbrus - Eropa

 sumber gambar : touchthetop.com
Gunung Elbrus merupakan gunung terbesar di negara Rusia, letak gunung ini berada dekat dengan perbatasan antara Rusia dan Georgia. Gunung es setinggi 5.642 m ini pernah didaki oleh seorang tunadaksa dari Indonesia bernama Sabar Gorky.

Holiday disini?
Berwisata ke Elbrus adalah dengan mengunjungi Elbrus Village. Akomodasi bisa melalui Snezhniy Bars Cheget atau Sky Elbrus Hotel.

4. Puncak Denali - Amerika Utara

  sumber gambar : ayashbasu.com


Bagi yang kurang familiar dengan nama puncak yang satu ini, puncak ini juga dikenal dengan sebutan Mount McKinley. Gunung setinggi 6.194 m ini terletak di negara bagian Alaska yang sebagian besar daratannya merupakan daerah tertutup salju abadi.

Holiday disini?
Sama seperti Kilimanjaro, di puncak Denali ini kita bisa menemukan taman nasional, namun bedanya pemandangan disini akan diselimuti dengan udara dingin khas Alaska. Menikmati hijaunya taman nasional atau mendirikan tenda di dataran penuh salju bisa menjadi pilihan disini, tidak jauh dari gunung ini kita juga bisa menemui Wonder Lake.

5. Puncak Aconcagua - Amerika Selatan

 sumber gambar : static.panoramio.com

Puncak setinggi 6.962 m ini terletak di dekat perbatasan antara Argentina dan Chili di Amerika Selatan. Banyak yang merasa tertantang untuk mendaki puncak satu ini karena medan yang bisa dibilang paling mudah diantara Seven Summits. Matthias Zurbriggen merupakan orang pertama yang berhasil menaklukkan puncak ini pada tahun 1897.

Holiday disini?
Tak perlu mencari alternatif wisata lain, karena saat sampai di puncak kita akan disuguhi pemandangan Argentina yang katanya sangat menakjubkan. Namun bila ingin mengunjungi tempat menarik lainnya, Iguazu Falls adalah pilihan yang tepat. Sebuah air terjun raksasa yang sangat indah.

6. Puncak Carstensz Pyramid - Oceania

 sumber gambar : nomountaintoohigh.com

Carstensz Pyramid adalah salah satu puncak pegunungan Jayawijaya di Indonesia dan merupakan puncak tertinggi di Oceania dan Australia dengan ketinggian 4.884 m. Puncak ini merupakan satu-satunya kawasan yang tertutup salju di negara ini. Yang unik adalah bahwa ditemukannya beberapa fosil karang dan binatang laut di pegunungan tinggi ini, sebuah bukti bahwa dulunya pegunungan ini pernah berada di dasar laut, dan muncul seiring terbentuknya benua Australia. Akibat dari pemanasan global akhir-akhir ini, kemungkinan lapisan salju pada gunung ini tidak akan bertahan lama.

Holiday disini?
Banyak hal menarik yang bisa kita temui di pulau Papua ini. Berkunjung ke Lembah Baliem, Kepulauan Raja Ampat, Danau Sentani, maupun berburu melihat keanggunan burung Cendrawasih bisa menjadi pilihan wisata yang takkan terlupakan.

7. Puncak Vinson Massif - Antartika

 sumber gambar : mountainguides.com

Di benua yang seluruh permukaannya tertutup es seperti Antartika ini, kita masih bisa menemukan puncak tertinggi. Vinson Massif setinggi 4.897 m adalah puncak pelengkap dari tujuh puncak dunia yang ditemukan bahkan di kutub bumi sekalipun.

Holiday disini?
Tidak banyak pilihan wisata disini selain menikmati pemandangan Antartika dan melihat kawanan binatang salju yang kebetulan terlihat. Namun bukankah ke Antartika sendiri merupakan sebuah petualangan yang jarang dialami oleh banyak orang? - Chez-space.blogspot.com

Share artikel ini:

Wisata Edukasi di Agrowisata Sondokoro


Sondokoro adalah nama sebuah pabrik gula peninggalan jaman dulu yang masih bertahan sampai sekarang di Kabupaten Karanganyar. Pabrik gula ini terletak di kawasan Tasikmadu, Karanganyar, yang memang disini masih banyak kita jumpai beberapa perkebunan tebu walaupun tak sebanyak saat aktivitas perkebunan ini masih aktif. Dulu, di kawasan ini kita akan sering melihat beberapa kereta api tua mengangkut tebu hasil perkebunan ke pabrik tersebut.

Sekarang, kita pun bisa merasakan jaman tersebut jika kita berkunjung ke Agrowisata Sondokoro. Taman bermain dan edukasi ini dibangun di areal pabrik gula tersebut. Di taman ini banyak aktivitas yang bisa kita lakukan. Mulai dari menaiki kereta klasik berkeliling taman dan pabrik gula, wahana outbond untuk anak-anak, kolam renang, taman satwa, atau berkunjung ke dalam pabrik untuk melihat langsung proses pembuatan gula disana.

Saat kita diajak berkeliling dengan kereta tersebut, kita akan melewati dinding tembok pabrik gula yang ditempel beberapa poster besar disana. Gambar-gambar pada poster tersebut merupakan gambaran bagaimana gula dibuat, mulai dari kebun tebu hingga bisa sampai ke dapur kita. Dengan udara Karanganyar yang lumayan sejuk dan dipenuhi pohon-pohon besar yang rindang, tempat ini sangat cocok untuk sekedar refreshing bersama teman, keluarga, maupun anak-anak. Dan tentu saja, kita bisa belajar banyak disini. - Chez-space.blogspot.com

Share artikel ini:

Friday, August 10, 2012

Pasar Setan & Sunrise di Gunung Lawu


Gunung Lawu merupakan sebuah gunung yang terletak di perbatasan antara provinsi Jawa Tengah dan Jawa Timur. Gunung ini terbentuk akibat aktivitas vulkanik, meskipun sekarang gunung ini berstatus tidak aktif. Banyak dari para pendaki gunung menjadikan Gunung Lawu sebagai tujuan pendakian mereka. Mereka yang mendaki gunung ini bisa melalui dua pintu masuk, yaitu Cemoro Sewu, yang terletak di Kabupaten Magetan, Jawa Timur, dan Cemoro kandang yang terletak di kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah.

Perjalanan melalui Cemoro Sewu melewati rute yang lebih mudah untuk didaki, namun memutar cukup jauh. Sedangkan melalui Cemoro Kandang dapat ditempuh dengan lebih cepat, namun dengan rute yang curam. Banyak dari pendaki yang telah berpengalaman memulai perjalannya pada pagi hari sebelum matahari muncul. Mereka menghindari bertemu dengan Pasar Setan, karena mereka akan tiba kembali kebawah sebelum petang. Pasar Setan merupakan fenomena gaib yang entah benar atau tidak, namun banyak juga orang yang telah mengalaminya.

Dalam sebuah cerita pengalaman seseorang yang pernah mendaki Gunung Lawu, ia mendengar suara bising dari luar tenda saat ia bermalam disana. Kira-kira begini bunyinya, "Mau beli apa dik?", namun diucapkan dalam Bahasa Jawa. Saat kita mendengar suara tersebut, kita diharuskan membuang apapun yang ada disekitar kita, bisa rumput, batu, atau yang lainnya.

Ada lagi cerita lainnya yang merupakan pengalaman teman saya sendiri yang pernah mendaki kesana. Ia bersama rombongan saat itu malam-malam meneruskan pendakian melewati sebuah tebing curam. Mereka berjalan disamping tebing berbaris sambil bergandengan tangan, kemudian teman saya mendengar suara berisik dari arah tebing tersebut. "Suaranya seperti keramaian di pasar", begitu kata teman saya. Namun ketika teman saya akan menoleh ke arah suara tersebut, tiba-tiba rekannya menampar wajahnya dari arah belakang agar ia tak menoleh ke arah tebing tersebut.



 Kebanyakan orang yang mendaki Gunung Lawu adalah ingin mengabadikan pemandangan matahari terbit disana. Sama seperti Bromo, Gunung Lawu terkenal juga akan keindahan sunrisenya. Entah Pasar Setan di Gunung Lawu itu benar-benar ada atau tidak, yang pasti saat kalian mengalaminya, hal itu akan menjadi sebuah pengalaman yang unik yang akan kalian kenang nantinya. - Chez-space.blogspot.com

Share artikel ini:

Thursday, August 9, 2012

Candi Cetho, Bagai Negeri Diatas Awan


Candi Cetho merupakan candi peninggalan kerajaan hindu yang terletak di lereng Gunung Lawu. Candi ini terletak di ketinggian yang bisa dikatakan sebagai tempat yang tersembunyi. Perjalanan saya ke tempat ini banyak diselimuti oleh kabut tebal di sepanjang jalan sempit menuju lokasi candi. Jalanan yang menanjak seakan mempersulit perjalanan dan membuat saya semakin penasaran dengan candi yang satu ini. Yang menarik, dalam perjalanan menuju Candi Cetho kita akan melewati perkebunan teh dengan pemandangan yang sangat indah, bahkan lebih indah dari yang ada di Puncak, Bogor.

Candi Cetho ditemukan saat masa pemerintahan Presiden Soeharto, banyak pemugaran dilakukan pada candi ini, sangat disayangkan beberapa renovasi pada candi justru terlalu merubah kondisi candi dari semula ditemukannya. Namun beberapa bangunan unik masih tetap dipertahankan, seperti susunan batu yang menggambarkan simbol lingga dan yoni yang juga terdapat di Candi Sukuh. Bedanya, pada Candi Cetho susunan batu ini tergeletak diatas sebuah tanah lapang, dan akan terlihat dengan sempurna jika dilihat dari atas. Candi ini juga pernah mendapatkan sumbangan berupa Arca Dewi Saraswati dari Bali yang kemudian diletakkan di area belakang candi.

Saat perayaan hari raya agama hindu, banyak umat hindu yang datang mengunjungi candi yang satu ini. Bahkan saat saya ke Bali beberapa waktu lalu, orang-orang disana sudah tidak asing dengan candi yang satu ini. Berbeda dengan Candi Sukuh yang minim aktivitas, banyak umat hindu melakukan berbagai ritual keagamaan di Candi ini. Di dekat Arca Dewi saraswati juga terdapat sebuah sendang atau pemandian, dan tidak jauh dari situ bisa kita temukan Candi Kethek (monyet) yang disusun dari batu dan menyerupai punden berundak.

Untuk mencapai Candi Cetho, kita bisa memulai perjalanan dari Kota Solo menuju arah Tawangmangu, sampai di Kecamatan karanpandan kita mengambil arah kiri menuju Kecamatan Ngargoyoso. Saya sarankan menaiki motor, karena jalan menuju lokasi wisata terbilang sempit. HTM ke kawasan ini Rp 2.500,-.

- Chez-space.blogspot.com
Share artikel ini:

Menikmati Sunset di Pantai Kuta


Eksotis. Sebuah kata yang bisa menggambarkan keindahan pantai yang satu ini. Kala itu siang hari, langit masih terang, dan menjelang sore, kami bersama rombongan berangkat ke Pantai Kuta dari kota Denpasar. Sampai di Kuta, kami meluangkan waktu untuk berbelanja ke Joger, setelah berkutat di dalam toko sampai berkeringat (beneran berkeringat), kami melanjutkan perjalanan ke pantai menggunakan angkutan khusus.

Tiba di Pantai Kuta, langit masih terlihat terang, namun matahari sudah berlalu jauh ke ufuk barat, hanya tinggal menunggu ia terbenam dengan malu-malu. Sambil menunggu, kami pun berfoto-foto ria di pantai ini sambil mengamati beberapa turis asing disana. Ada dua orang turis asing berpakaian sopan, kami tawari untuk berfoto bersama, yah, sekedar respect dari kami karena dia sudah mau berpakaian sopan di pantai Indonesia yang indah ini. :)

Dan, sesaat sebelum sunset berlangsung, kami melihat meteor jatuh dari kejauhan (ya, saya yakin itu adalah meteor). Tak selang berapa lama sunset yang ditunggu akhirnya benar-benar terjadi. Hamparan pasir pantai yang sedikit menyisakan air laut tiba-tiba berubah warna menjadi kuning keemasan terkena pantulan cahaya matahari yang semakin lama semakin memudar, bak gradasi warna yang apik. Sebuah lukisan alam yang luar biasa, dan jarang bisa kita temui di tempat lain. Sayang, beberapa foto Pantai Kuta yang saya abadikan terhapus dan hanya menyisakan foto diatas. Namun, cerita dari saya tersebut tak ada bedanya dengan keindahan Pantai Kuta yang terekam dalam foto sekalipun.

- Chez-space.blogspot.com
Share artikel ini:

Wednesday, August 8, 2012

Pantai Klayar, Pantai Cantik Berombak Garang


Untuk kedua kalinya saya menyambangi Pantai Klayar, dulu saya pernah kesini saat air laut sedang surut (baca disini). Jika saat itu saya pernah terpesona dengan keindahan pantai yang satu ini, namun untuk perjalanan yang kedua kalinya ini, saya jadi semakin takjub. Kali ini saya beserta rombongan tour ke Pacitan mengunjungi Pantai Klayar ketika air laut sedang pasang. Ini adalah tempat tujuan ketiga saya setelah sebelumnya kami menyambangi Pantai Watu Karung dan Pantai Srau yang sama-sama berada di Kabupaten Pacitan.

Pacitan memang memiliki beberapa pantai yang eksotis, namun kurang populer bagi sebagian besar masyarakat Indonesia. Untuk Pantai Klayar ini saya akan memberikan sebuah julukan, yaitu "Pantai Cantik Berombak Garang". Pantai ini merupakan pantai yang paling cantik di negeri Pacitan. Tiket masuk ke kawasan ini adalah Rp 3.000,- per orang, dan parkir Rp. 1.000,-. Saya cukup dibuat tak mengenali pantai ini ketika air laut yang pasang disini sangat berbeda dengan kondisi saat pertama kali saya kesini saat air laut sedang surut.




Ombak pantai yang deras dengan warna biru gradasi yang merupakan ciri khas dari Pantai Klayar jadi semakin indah disini. Gradasi dari ketiga warna biru tersebut semakin cantik dipadukan dengan pasir putih Pantai Klayar yang bersih dan alami. Saya menuju tempat favorit saya di pantai ini, yakni diantara dua karang besar, dimana karang sebelah timur membentuk ukiran indah menyerupai patung Sphinx, dan ombak besar layaknya tsunami lewat melalui kedua karang tersebut, seakan mengamuk menantang pasir dan bebatuan karang. Inilah atraksi favorit saya dari pantai ini.

Yang sedikit membuat saya kaget, saat air laut pasang kali ini ombak besar tersebut semakin garang dan indah. Saya pun langsung tak sabar untuk berfoto-foto disitu, walaupun akhirnya resiko yang harus saya ambil handphone saya ikut tercebur kedalam air, dan sekarang mendekam di tempat servis. Dibalik batu karang yang menjulang tinggi masih bisa ditemukan air mancur yang sekarang semakin tinggi dan deras. Menurut saya, saat ini adalah saat yang tepat untuk mengunjungi Pantai Klayar.

Dan akhir kata, dalam cerita perjalanan saya selama tour ke Pacitan, Pantai Klayar menutup perjalanan saya dengan sangat mengesankan.

*Cerita lebih lengkap, baca perjalanan saya sebelumnya di Damainya Sunset di Watu Karung dan Ombak Biru Pantai Srau. :)

- Chez-space.blogspot.com
Share artikel ini:

Ombak Biru Pantai Srau


Pantai Srau merupakan tujuan kedua saya dan rombongan saat tour ke Pacitan., Sebelumnya, kami menyambangi Pantai Watu Karung terlebih dahulu. Saat itu pagi kami berangkat dari Watu Karung menuju Pantai Srau. Cuaca saat itu cerah dan lumayan panas. Selang beberapa menit setelah melewati jalan desa yang kecil dan berliku, akhirnya saya dan rombongan tiba di Pantai Srau. Entah benar atau tidak, tapi saya rasa perjalanan dari pantai satu ke pantai satunya lagi ini hanya memutari bukit, namun jadi terasa cukup jauh.

Berbeda dengan Watu Karung, pantai ini telah dikelola oleh pemerintah setempat. Terlihat dari adanya retribusi masuk, jalan yang halus, dan berbagai sarana cukup komplit. Di pantai ini terdapat 3 bibir pantai yang berbeda. Untuk yang pertama merupakan yang paling panjang, ombak disini cukup tinggi, namun disertai dengan warna lautan biru yang menawan. Banyak warga setempat yang menaiki bukit karang untuk memancing, tak jarang saya temui mereka mendapatkan ikan yang cukup besar.

Bibir pantai yang kedua lebih mengagumkan lagi, disini terdapat 3 batu karang yang menyerupai kura-kura ditengah samudera. Saat itu memang air laut sedang pasang, namun bila surut kita bisa mencapai karang tersebut dengan mudah. Lagi-lagi disini saya terkagum pada keindahan laut Pantai Srau, benar-benar biru dan masih alami. Dan yang ketiga merupakan yang paling kecil, namun jika dari sini akan nampak Pantai Watu Karung (mungkin) di kejauhan, karena memang Pantai Srau, Watu Karung, dan Klayar berada pada satu garis yang sama.





Setelah menikmati keindahan pantai ini, kamipun sempat mencicipi es degan (kelapa muda) dan bergegas menuju tujuan selanjutnya, Pantai Klayar. Tiket masuk ke Pantai Srau Rp 2.000,- per orang.

- Chez-space.blogspot.com
Share artikel ini:

Damainya Sunset di Watu Karung

Pantai Watu Karung adalah sebuah pantai yang terletak di Kabupaten Pacitan, kebetulan saya berkunjung ke pantai ini dari Kota Solo dan sampai di tempat tujuan saat sore hari menjelang sunset. Memang tujuan kami ke Pacitan waktu itu adalah mengunjungi 3 pantai indah disana, Watu Karung, Pantai Srau, dan Pantai Klayar. Di pantai kecil ini tidak terlihat retribusi masuk dan fasilitas umum pun juga tak ditemukan, untung saja di desa sekitar pantai tersebut kita masih bisa menemukan mushola.

Yang menarik adalah, ternyata sunset di pantai ini begitu indah. Saya mencoba mengabadikan beberapa gambar sunset di pantai ini, dan bila anda adalah orang yang gemar menikmati sunset di pantai-pantai tropis, Watu Karung harus menjadi salah satu dari daftar tujuan anda. Berikut gambar-gambar yang berhasil saya ambil saat itu :





Pantai indah ini bisa anda sambangi melalui beberapa desa dan melewati jalan-jalan kecil. Medan yang ditempuh memang lah berat, namun sebanding dengan apa yang anda dapatkan jika ingin menikmati damainya sunset disini. Selain memiliki pesona sunset tersebut, Watu Karung juga merupakan surga surfing bagi peselancar. Terbukti saat paginya saya banyak melihat orang-orang bermain selancar dengan ombak yang deras.

- Chez-space.blogspot.com
Share artikel ini:

Friday, July 27, 2012

Mengunjungi Telaga Tersembunyi di Karanganyar

 

Bukan berlebihan jika saya mengatakan bahwa status telaga ini adalah "tersembunyi". Telaga Madirda namanya, telaga ini tidak begitu besar, namun menyuguhkan pemandangan yang sangat asri dan menyejukkan. Terletak di kabupaten Karanganyar, Telaga Madida ini berada diantara bukit dan kampung di daerah Karangpandan. Kita pun harus melewati kampung-kampung tersebut untuk mencapai tempat ini. Sebuah tantangan, mengingat jalan di kampung tersebut masih terlalu kecil dan licin.

Mengapa saya sebut "tersembunyi", karena keberadaan telaga ini tidak diketahui oleh orang kebanyakan. Jangankan orang dari luar kota, masyarakat Karanganyar yang tinggal di pusat kabupaten pun bahkan ada yang tidak mengetahui keberadaan telaga ini. Telaga Madirda ini memang tidak dipromosikan sebagai tempat wisata oleh pemerintah setempat (mungkin karena tujuan wisata di Karanganyar sudah terlalu banyak ya?), namun warga kampung masih ada yang memanfaatkannya untuk mandi, dan juga beberapa umat Hindu juga mengadakan upacara keagamaan disini.

Konon Telaga Madirda ini berkaitan dengan cerita pewayangan dimana saat Subali dan Sugriwa bermain Cupumanik astagina milik ayahnya lalu kemudian pusaka tersebut dibuang di telaga ini. Di tempat ini katanya juga terdapat pusaka tersebut dalam bentuk batu (?). Namun saya belum sempat melihatnya. Cerita yang berkembang di masyarakat, saat kamu menyentuh batu ini maka kamu akan berubah menjadi monyet. Hadeew...

Untuk mencapai tempat ini Anda cukup melakukan perjalanan sampai Karangpandan, Anda lurus terus ke arah timur (arah ke Tawangmangu) hingga menemukan masjid besar dengan dua menara di kiri jalan. Anda bisa tanya kepada warga sekitar, letak Telaga Madirda cukup dekat dari sini, anda bisa melanjutkan perjalanan melewati kampung-kampung tadi. - Chez-space.blogspot.com

Share artikel ini?

Thursday, July 19, 2012

Pantai Indrayanti, Keindahan Lain dari Jogja


Pantai Indrayanti terletak di sebelah timur Pantai Sundak. Pantai Indrayanti dibatasi oleh bukit karang seperti pantai lainnya di Jogja, namun menyajikan pemandangan yang benar-benar berbeda dibandingkan pantai-pantai lain yang ada di Gunungkidul. Tak hanya menyuguhkan pasir putih, bukit karang, dan air biru jernih (beneran, jernih), Pantai Indrayanti juga dilengkapi restoran dan cafe serta beberapa penginapan bagi wisatawan yang ingin menginap disini.

Lapar? Tidak jadi masalah. Di restoran di sekitar pantai ini tersedia beragam menu mulai dari hidangan laut hingga nasi goreng (fried rice) bisa di pesan di restoran yang menghadap langsung ke pantai ini. Pada malam hari, gazebo-gazebo yang ada di bibir pantai tersebut akan terlihat cantik karena diterangi kerlip sinar lampu. Pantai ini mermpunyai view dan suasana yang romantis menurut saya. Bagaimana tidak? Menikmati makan malam di cafe ini ditemani terpaan angin pantai dan alunan ombak akan menjadi pengalaman romantis yang tak terlupakan.

Konon katanya penggunaan nama Pantai Indrayanti menuai banyak kontraversi sebelumnya. Indrayanti sebenarnya bukanlah nama pantai, melainkan nama dari pemilik cafe dan restoran. Berhubung nama Indrayanti yang terpampang di papan nama cafe dan restoran pantai, akhirnya masyarakat menyebut pantai ini dengan nama Pantai Indrayanti. Saat Anda berada di pantai ini ada satu hal yang harus Anda perhatikan, berbeda dengan pantai-pantai lain yang agak kotor, sepanjang garis pantai Indrayanti terlihat bersih dan bebas dari sampah. Hal ini dikarenakan pengelola tak segan-segan menjatuhkan denda sebesar Rp. 10.000 untuk tiap sampah yang dibuang oleh wisatawan secara sembarangan. Karena itu Indrayanti menjadi tempat yang nyaman untuk dikunjungi. :)


Jika Anda tertarik ingin berkunjung ke pantai indah ini, Anda bisa kesini dari Stasiun Tugu ke Terminal Giwangan, dari terminal naik bus jurusan Wonosari turun terminal, dari terminal kedua naik bus jurusan Baron. Hanya saja untuk jurusan ke Pantai Indrayanti kita hanya bisa menggunakan jasa ojek. Bagi rombongan, lebih praktis dengan menyewa mobil plus sopir, dengan tarif 24jam sekitar 150 s/d 250rb Anda dapat menjangkau beberapa obyek sekaligus. - Chez-space.blogspot.com

Share artikel ini: 

Wednesday, June 6, 2012

Lembah Harau, Tembok Raksasa dari Tanah Minang

Sumber gambar: padangindahrentcar.wordpress.com

"Saat berkunjung ke Sumatera Barat, datanglah ke Lembah Harau. Tempat ini merupakan tempat tercantik di Tanah Minang. Di sana terdapat tebing-tebing tinggi yang bagaikan tembok raksasa."

Sumatera Barat dianugerahi kecantikan alam yang luar biasa. Setelah Ngarai Sianok, masih ada Lembah Harau di Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatera Barat. Cukup 2 jam dari Kota Padang, Anda akan diam terpana oleh keindahanya.

Lembah Harau merupakan tempat yang sejuk dan hijau. Keistimewaan tempat ini ada pada tebing-tebing tinggi yang bagaikan tembok raksasa. Tebing-tebing tersebut pun memiliki tinggi yang hampir sama dengan gedung-gedung pencakar langit di Jakarta. Penasaran?

Ya, tebing-tebing di kiri kanan Lembah Harau menjulang tinggi dan sangat menggagumkan. Dengan beberapa pepohonan dan tanaman liar di tebingnya, menjadikan tebing ini elok dipandang apalagi difoto.

Tidak hanya menyaksikan kemegahan tebingnya, di sini juga terdapat beberapa air terjun, seperti Sarasabunta. Letaknya tidak jauh dari pintu masuk dan terasa sangat menyegarkan.

Air terjun ini mengalir dari ketinggian lebih dari 20 meter, percikannya pun terasa dingin menyejukan. Anda bisa berenang di sekitar kolamnya. Selain itu, juga terdapat beberapa air terjun di sekitar Lembah Harau yang juga masih alami.

Dibutuhkan perjuangan yang keras untuk menjajaki tebingnya. Anda harus berjalan hingga 6 jam serta melewati hutan belantara. Dari atas ketinggian, pemandangannya sungguh sempurna! Tebing-tebingnya seolah menjadi waduk raksasa, serta Anda dapat melihat wilayah Bukittinggi dari kejauhan.

Tak hanya itu, Anda juga bisa melakukan kegiatan panjat tebing di tempat ini. Jangan lupa mengunjungi Gua Seribu yang berada di tengah hutannya. Berpetualang di sana, akan membuat adrenalin Anda berdetak sangat kencang. Ada ratusan jalan di dalam gua-guanya.

Objek wisata ini dilindungi oleh dinas kehutanan sehingga masih alami dan asri. Dengan harga masuk Rp 10 ribu saat akhir pekan dan senin-jumat Rp 5 ribu, Anda dapat melihat tembok raksasa ala Sumbar dari dekat. - Chez-space.blogspot.com


Sumber info: zona-kita.com
Share artikel ini:

Tuesday, June 5, 2012

Banyan Tree Bintan Hotel & Resort

Sumber gambar: karmatrendz.wordpress.com

Banyan Tree Bintan adalah hotel bintang 5 dan resor di pantai barat laut Bintan, Indonesia terletak 45 menit dengan kapal feri berkecepatan tinggi dari Singapura dengan properti pantai dan gaya tradisional Kepulauan Riau dan pantai tropis.

Hotel ini merupakan salah satu hotel di Indonesia dengan pemandangan alam terbaik. Seperti pada umumnya resor-resor di Indonesia yang mengandalkan pemandangan alam semisal pantai, laut, ataupun gunung sebagai daya tariknya. Selain Banyan Tree Bintan, di kawasan Bintan juga terdapat resor-resor lain yang tak kalah menarik.

Beberapa jenis-jenis vila di Banyan Tree Bintan terdiri dari Valley Villa, Ocean View Villa, Bayfront Pool Villa, Spa Pool Villa, Villa on the Rocks, dan Sanctuary Pool Villa. - Chez-space.blogspot.com

*Untuk detail dan informasi Banyan Tree Bintan yang lebih lengkap anda bisa melihat disini, atau melihat ulasan dan komentar para tamu melalui tripadvisor disini.

Share artikel ini:

Friday, June 1, 2012

Cantiknya Virgin Beach di Bali


Jangan cuma mengenal Pantai Kuta, Lovina, Dreamland, dan Tanah Lot saja! Ternyata Bali masih menyimpan Virgin Beach, pantai di Kabupaten Karangasem yang masih tejaga dari tangan-tangan turis.
Siapa bilang tidak ada lagi pantai yang bersih dan tenang di Bali. Buktinya di Desa Perasi, Kabupaten Karangasem, terdapat Virgin Beach yang memang masih perawan. Perawan dari ulah tangan-tangan jahil manusia yang sudah mengotori pantai-pantai di Pulau Dewata dengan sampah.

Hanya membutuhkan waktu sekitar 30 menit dari lokasi Candidasa, wisatawan su dah bisa melihat panorama alam yang tenang dengan deburan ombaknya yang syahdu. Sebenarnya pantai ini bernama Pantai Perasi. Namun, wisatawan lebih mengenalnya dengan nama Virgin Beach atau White Sand Beach.

Tidak ada yang tahu dengan pasti mengapa turis mancanegara lebih suka menyebutnya seperti itu. Namun, bila dperhatikan memang tidak ada yang salah dengan nama Virgin Beach dan White Sand Beach. Fisik alam di pantai ini memang masih sepi, bersih, dan berpasir putih. Oleh sebab itu, lokasi ini menjadi target promosi wisata untuk turis mancanegara. Deburan ombaknya yang tergolong sedang menggoda wisatawan untuk berenang dan "menari" bersama air. Pohon-pohon kelapa yang berada di bibir pantai menjadi hiasan

 

Saat menikmati ketenangannya, dua tebing yang mengapit pantai ini tampak menyembunyikan lokasi ini dari pandangan. Bukit Bugbung dan Perasi menjadi pagar hidup yang melindungi kesucian Virgin Beach.
Panorama laut di Virgin Beach memang luar biasa indah. Saat mengunjungi pantai ini, suasana sepi dan nyaman sangat terasa. Di beberapa sudut terlihat para turis yang sedang berjemur. Ya, turis yang datang ke pantai ini memang masih sangat jarang.

Karena kecantikannya yang memikat hati, sulitnya jalan menuju pantai ini tidak menyurutkan semangat pelancong. Walau susah, tapi kalau sudah melihat panorama Virgin Beach semua rasa lelah selama perjalanan akan hilang seketika. Bosan menikmati pantai di Pulau Dewata yang itu-itu saja? Jangan ragu-ragu untuk melangkahkan kaki dan bersantai di Virgin Beach. - Chez-space.blogspot.com

Sumber info: mindtalk.com
Share artikel ini:

Saturday, May 19, 2012

7 Keajaiban Pulau Komodo

Taman Nasional Pulau Komodo secara resmi telah menjadi salah satu dari tujuh keajaiban dunia yang baru. Beberapa infrastruktur mulai dibenahi, mulai dari pelabuhan, bandara, hotel, dan juga sumber daya manusia mulai ditingkatkan lagi. Keajaiban dunia yang dikatakan akan setenar Pyramid dan Sphinx ini Diperkirakan akan memiliki jumlah pengunjung mencapai lebih dari 500 turis setiap harinya. Wow!

Bagi yang penasaran dengan Pulau Komodo dan tertarik untuk berwisata disana, di dalam kawasan taman nasional tersebut terdapat tujuh point penting bagi wisatawan, atau saya menyebutnya dengan 7 Keajaiban Pulau Komodo.

1. Loh Liang: merupakan daerah konsesi wisata yang dikelola oleh PT. Putri Naga Komodo (PT. PNK). Aktivitas yang dapat dilakukan antara lain pengamatan satwa komodo, rusa, babi hutan, pengamatan burung, bermain kano dll.




2. Pantai Merah: merupakan pantai dangkal yang indah dengan terumbu karang yang menawan. Aktivitas yang biasa dilakukan oleh turis yang berkunjung adalah snorkeling atau mandi matahari.




3. Loh Sebita: Loh Sebita merupakan daerah mangrove dan aktivitas yang cukup menarik untuk dilakukan adalah pengamatan burung serta trekking.



4. Loh Buaya: merupakan daerah konsesi wisata yang dielola oleh PT. Putri Naga Komodo (PT. PNK). Aktivitas yang dapat dilakukan antara lain pengamatan satwa komodo, rusa, kerbau, burung, monyet ekor panjang, kuda liar, pengamatan burung, bermain kano, dll.



5. Pulau Kalong: Aktivitas yang dapat dikunjungi antara lain pengamatan koloni kelelawar dalam jumlah yang cukup besar. Pengamatan paling menarik dilakukan pada saat sore hari dimana kelelawar mulai keluar untuk mencari makan.



6. Golo Kode: Dari puncak bukit yang dikenal dengan Golo Kode, pengunjung dapat menyaksikan panorama dan bentang alam yang cukup fantastik karena keterwakilan berbagai tipe ekosistem dapat disaksikan dari tempat ini.





7. Selat Molo: selat yang memiliki arus deras seperti air sungai yang mengalir pada saat pasang.

Terdapat 36 situs penyelaman di dalam kawasan Taman Nasional Pulau Komodo. Yang sering dikunjungi oleh wisatawan mancanegara untuk menyelam dan snorkeling yakni: Pulau Tatawa, Pantai Merah, Gililawa Laut, Loh Dasami, Pillar Steen, Batu Bolong dan Taka Makasar.

Untuk mencapai tempat ini bisa dilakukan lewat jalan Lewat darat melalui Bali - Mataram (P. Lombok) – Bima - Sape (P. Sumbawa), kemudian diteruskan dengan perjalanan menggunakan kapal feri setiap hari menuju Labuan Bajo. Dari Labuan Bajo pengunjung dapat berkunjung ke Taman Nasional Komodo menggunakan kapal boat atau speedboat. Alternative lain adalah melalui udara, pengunjung dapat menggunakan transportasi udara dari Bali (Denpasar) menuju Labuan Bajo setiap hari dengan maskapai penerpangan yang ada diantaranya; Indonesian Air Transport (IAT), Merpati, dan Trigana Air. (Andy Catur)
.Chez-space.blogspot.com

Share artikel ini:

Monday, January 16, 2012

7 Keajaiban Alam Indonesia

Indonesia, sebuah negeri yang sangat indah. Membuat banyak orang berdecak kagum, keindahan pantai, kearifan budaya lokal, tak pelak membuat mereka tak henti-henti untuk memujinya. Tidak berlebihan bila saya bilang begitu, bukan karena ini tempat tinggal saya, namun karena pada kenyataannya Indonesia memang lah sebuah negeri yang mengagumkan.

Masih terlintas di ingatan kita beberapa waktu lalu Taman Nasional Komodo terpilih menjadi 7 keajaiban alam dunia melalui lembaga New7Wonders.com. Namun, Komodo hanyalah salah satu dari sekian banyak keajaiban yang ada di Indonesia. Kalau boleh saya membuat sebuah titel yang baru berjudul "7 Keajaiban Alam Indonesia", maka saya akan memberikan 7 tempat di Indonesia yang tak akan ada duanya di seantero dunia.

1. Bali Island


Untuk tempat ini saya rasa semua orang akan setuju bila saya menempatkannya sebagai salah satu dari 7 Keajaiban Alam Indonesia versi saya sendiri. Bali merupakan sebuah pulau yang eksotis, dan itu memang terbukti setelah saya benar-benar menginjakkan kaki di pulau ini. Pasir pantai putih, ombak laut yang biru, sunset yang menawan, dipadukan dengan budaya dan tradisi masyarakat setempat yang seakan tak lekang ditelan kemajuan jaman. Tak heran bila pulau ini menjadi destinasi wisata masyarakat dunia, dan juga jangan heran bila ternyata nama Bali jauh lebih terkenal dibandingkan nama Indonesia itu sendiri. :)

2. Komodo National Park


Taman Nasional Komodo adalah satu-satunya habitat asli Komodo di dunia. Komodo yang dikenal juga dengan sebutan "The Last Dragon" merupakan jenis kadal yang terbesar yang pernah hidup di muka bumi. Taman Nasional ini terdiri dari Pulau Komodo dan Pulau Rinca, berbeda dengan pulau di indonesia kebanyakan, di kedua pulau ini sangat jarang terlihat pohon-pohon besar yang rimbun dan malah terlihat gersang. Terpilihnya Taman Nasional Komodo sebagai 7 keajaiban alam dunia yang baru adalah sebuah bukti bahwa tempat ini merupakan sesuatu yang menakjubkan dimata dunia.

3. Krakatoa Volcano


Gunung Krakatau pernah meletus dengan letusannya yang sangat dahsyat, suaranya terdengar sampai ke benua Australia, bahkan abunya menyebar begitu jauh hingga ke dataran Amerika. Gunung krakatau adalah gunung yang sangat mematikan, hingga kini pun gunung ini terus membentuk dirinya lebih dan lebih tinggi lagi, yang dijuluki dengan Anak Krakatau, yang tak lain adalah sisa-sisa letusan yang menyembul keluar setelah letusan dahsyat itu terjadi. Kehebatan Gunung kecil ini menjadikan Krakatau/Krakatoa menjadi nama yang tak asing lagi bagi kebanyakan orang.

4. Lake Toba


Terbentuknya Danau Toba tak lepas dari letusan maha dahsyat yang pernah terjadi 74.000 tahun silam. Saat itu pula bumi benar-benar tanpa matahari selama 6 tahun karena tertutup abu dari letusan ini! bisa kalian bayangkan betapa mengerikan hal tersebut? Toba merupakan satu dari 3 letusan Super Volcano terdahsyat sepanjang masa. Saat ini Toba menjelma menjadi sebuah danau yang sangat indah, sisa letusan yang "terlambat" menyembul keluar saat kawah sudah tertutup penuh oleh air hujan sehingga menciptakan pulau ditengah-tengah danau ini yang kemudian diberi nama Pulau Samosir.

5. Borneo Island


Sebenarnya kita mempunyai salah satu penyelamat dunia dari isu Global Warming akhir-akhir ini. Ya, Pulau Kalimantan atau yang dikenal dunia luar dengan nama Borneo adalah salah satu keajaiban alam di Indonesia yang jarang disadari oleh sebagian orang. Pulau ini memiliki banyak hutan topris yang terus menyuplai oksigen untuk kelangsungan makhluk hidup di bumi. Belakangan ini Lonely Planet pun menjadikan Borneo sebagai salah satu tempat tujuan wisata dunia, dengan menonjolkan sisi petualangan dalam hutan yang tak ada duanya di dunia. Sayang, masih saja kita mendengar berita tentang penebangan liar di hutan kalimantan. Bila kita tak berhenti untuk menyelamatkan Borneo, kelangsungan hidup anak cucu kita akan lebih baik dari yang kita alami sekarang.

6. Bunaken National Park


Bunaken merupakan wisata alam bawah laut yang sangat mengagumkan. Kita ketahui, di Indonesia terdapat jenis-jenis ikan terbanyak di dunia, dan juga terumbu karang yang sangat indah. Bunaken inilah salah satunya. Pemerintah sendiri juga mengadakan sebuah agenda acara bernama Sail Bunaken disini, dalam event tersebut dimeriahkan dengan kehadiran berbagai kapal layar dari berbagai negara di penjuru dunia. Mengeksplorasi keindahan alam Bunaken, dan juga menunjukkan biru lautan Indonesia yang membuat dunia terkagum mengarungi laut biru khatulistiwa.

7. Carstensz Pyramid


Pegunungan Jayawijaya merupakan satu-satunya tempat di Indonesia dimana kita bisa menemui salju abadi, yaitu di Puncak Carstensz. Piramida Carstensz merupakan satu dari tujuh puncak dunia dan sangat terkenal dikalangan pemanjat gunung di seluruh dunia. Yang lebih menakjubkan lagi, ternyata puncak ini dulunya pernah berada dibawah laut. Dibuktikan dengan ditemukannya fosil-fosil kerang laut di pegunungan ini. Pergeseran muka bumi dan pembentukan benua Australia menjadi penyebab terbentuknya pegunungan tertinggi di Oceania ini.

Mengagumkan bukan? Saya sendiri pun terharu dengan kekayaan alam negara kita tersebut, sangat indah. Itulah 7 Keajaiban Alam Indonesia menurut versi saya. Apakah kalian pernah mengunjungi ketujuh tempat mengagumkan tersebut? (Andy Catur)
.Chez-space.blogspot.com

Sumber berita: http://chez-space.blogspot.com/2012/01/7-keajaiban-alam-indonesia.html

Share artikel ini:

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
"Pembaca yang baik akan meninggalkan komentar dengan nama, bukan hanya "Anonim". Terima Kasih."