:::::: Welcome :: Selamat Datang :: Sugeng Rawuh :: いらっしゃい :::::::
------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Sekarang di negara kita benar-benar sedang heboh dengan kemunculan Kiat Esemka, mobil jenis SUV yang dirakit oleh siswa SMK Warga dan SMK N 2 Surakarta di Solo. Mulai dari Walikota Solo, Joko Widodo, yang membeli dan memakainya untuk menggantikan mobil dinas yang lama. Hingga Gubernur Jawa Tengah, Bibit Waluyo, bahkan Dahlan Iskan pun juga angkat bicara. Terlepas dari pro kontra yang mewarnai lahirnya bukti nyata kreatifitas anak bangsa ini, seharusnya kita semua optimis, bukan hanya bisa komentar sinis tentang apalah, itulah.
Interior Kiat Esemka
Tak ada keberhasilan yang instan, itulah yang seharusnya mereka yakini. Boleh-boleh saja mereka menilai mobil Esemka sebagai mobil yang ketinggalan jaman, atau warga Malaysia yang membandingkan Esemka dengan mobil Proton buatan Malaysia di suatu forum di internet. Bahkan mereka mengatakan "Esemka vs. Proton macam langit dan bumi". Tapi harusnya kita sadar, sesuatu yang hebat bisa berawal dari sesuatu yang seringkali dianggap remeh. Apabila kita semua bisa bersatu mendukung hal tersebut, tak mustahil kedepan Esemka akan meluncurkan mobil-mobil yang membuat produsen kelas dunia gigit jari. Namun jika kita tak menginginkan perubahan, kita nikmati saja terus-menerus membeli mobil-mobil dari luar negeri.

Coba hitung ada berapa banyak produsen mobil kelas dunia saat ini? Kalau diantara mereka tak ada saling bersaing dan melakukan perubahan, tentu hanya ada satu saja merek mobil di dunia. Mereka cukup membeli mobil yang bagus-bagus saja, dan pesimis untuk memulai catatan sejarah yang baru. Tapi kenyataannya, tidak begitu bukan? Ayolah bangsaku, jangan terburu-buru membunuh bayi macan yang baru lahir ini. Mungkin saat ini ia hanya terlihat kecil diantara para predator yang sudah lebih dulu tumbuh dan berkembang. Biarkan dia dewasa, biarkan dia menjadi "Macan" yang benar-benar tangguh, yang membuat semua orang bangga dengannya. (Andy Catur)
.Chez-space.blogspot.com
Sumber berita:
http://chez-space.blogspot.com/2012/01/kiat-esemka-awal-bangkitnya-sang-macan.html
Share artikel ini:
Tidak terasa kita semua sudah berada di tahun 2012. Sebuah tahun keramat, misterius, unik, dan banyak diperbincangkan orang-orang di seluruh dunia. Pada dasarnya kita semua ingin di tahun ini semuanya berjalan dengan baik, dan tidak menginginkan terjadinya ramalan-ramalan dan prediksi yang kita belum tahu itu benar atau tidak. Setidaknya ada sebuah kabar yang bisa melegakan pikiran negatif kita tentang tahun ini.
Menurut sebuah penelitian baru-baru ini diungkap, ternyata tulisan suku Maya di tablet yang ditemukan oleh ilmuwan tidak meramalkan masa depan. Seorang ahli Jerman mengatakan bahwa tablet/bantu berbentuk papan yang berisi tulisan suku Maya bukanlah sebuah ramalan kiamat 2012, seperti yang diperkirakan oleh banyak orang.
Interpretasi dari tulisan hieroglyph oleh Sven Gronemeyer dari La Trobe University di Australia dipresentasikan untuk pertama kalinya di situs arkeologi Palenque di selatan Meksiko. Klaim dari Gronemeyer ini hadir satu pekan setelah institut arkeologi di Meksiko menyebut bahwa ada petunjuk kedua mengenai ramalan kiamat 2012 versi suku Maya.
Gronemeyer telah mempelajari tablet batu tersebut sejak satu tahun yang lalu di situs Tortuguero di wilayah Tabasco, Meksiko. Gronemeyer mengatakan bahwa bahwa tulisan tersebut menceritakan tentang kembalinya dewa Maya misterius, Bolon, pada akhir periode ke-13 dari 400 tahun, yang dikenal dengan nama Baktuns, yang mana sama dengan tanggal 21 Desember 2012, dan angka 13 dianggap suku Maya sebagai angka yang suci.
Yah, meskipun sebenarnya ramalan kiamat 2012 bukan cuma dari peradaban Suku Maya, seperti NASA yang memprediksi badai matahari, bahkan hingga Albert Einstein yang meramalkan perpindahan kutub. Kita semua hanya bisa berdoa dan percaya kepada Tuhan, bahwa segala sesuatu yang akan terjadi hanyalah rahasia dari Tuhan, tak ada yang tahu. (Andy Catur)
.Chez-space.blogspot.com
Sumber berita:
http://chez-space.blogspot.com/2012/01/suku-maya-tidak-pernah-meramalkan.html
Share artikel ini:
Acara Solo Car Free Night (CFN) yang digelar di Kota Solo berjalan dengan sukses dan sangat meriah. Ribuan orang memadati jalan Protokol Slamet Riyadi, disini juga digelar beberapa pertunjukkan seni yang sangat sayang untuk dilewatkan di penghujung tahun menuju 2012. Yang menarik, dibalik meriahnya pesta kembang api di Solo, di kota ini pula kita dapat merayakan tahun baru bebas polusi kendaraan dengan diadakannya Car Free Night tersebut.
Saya sendiri telah mempersiapkan secara matang untuk mengambil gambar-gambar berikut. Sebuah potret meriahnya pesta kembang api malam pergantian tahun baru di Solo. Saya merekam gambar berikut dengan kamera handphone yang saya setel pada resolusi HD. Memang saya sengaja tidak memotret melainkan merekam video, karena sangat sulit mengambil gambar kembang api saat benar-benar mekar. Saat melakukan cutting pada video tersebut cukup memakan waktu lama, karena pergerakan frame tiap detiknya sangat lamban (itu juga agar gambar dapat tertangkap dengan baik). Dan hasilnya, sangat memuaskan. :)
Bagian yang saya sukai dari malam pergantian tahun baru adalah saat pesta kembang api dimulai, begitu juga dengan orang kebanyakan. Beberapa orang pun turut mengabadikan momen-momen tersebut. Selamat tahun baru 2012, semoga kedepan kita mampu menjadi yang lebih baik lagi. Semangat. (Andy Catur)
.Chez-space.blogspot.com
Sumber berita:
http://chez-space.blogspot.com/2012/01/foto-foto-eksklusif-pesta-kembang-api.html
Share artikel ini:
"Pembaca yang baik akan meninggalkan komentar dengan nama, bukan hanya "Anonim". Terima Kasih."