:::::: Welcome :: Selamat Datang :: Sugeng Rawuh :: いらっしゃい :::::::

WELCOME TO CHEZ-SPACE.BLOGSPOT.COM | SELAMAT DATANG | JANGAN LUPA FOLLOW YAH | DITUNGGU KOMENTARNYA | THANK YOU
------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Showing posts with label FIGURE. Show all posts
Showing posts with label FIGURE. Show all posts

Thursday, August 9, 2012

Jokowi Jadi Kebanggaan di Asia Tenggara


Bilamana di negerinya sendiri Jokowi difitnah, diserang black campaign, dan sebagainya, tidak begitu di luar negeri. Khususnya di Asia Tenggara Jokowi menjadi kebanggaan karena terpilihnya beliau sebagai penerima penghargaan Best City Award dalam Konferensi Partnership for Democratic Local Governance in Southeast Asia (Delgosea) di Bangkok, Thailand, pada hari kamis lalu. Penghargaan itu diberikan karena Jokowi dinilai sukses menerapkan kebijakan yang membuat masyarakat mau mendukung dan melaksanakannya.

Head of the United Cities and Local Government for Asia Pacific, Peter Wood, menyatakan, Joko Widodo dinilai berhasil dalam melakukan pendekatan kepada rakyat agar memahami dan menaati kebijakan pemerintah kota. Salah satu nilai yang menonjol adalah keberhasilan penerapan kebijakan penataan kota terhadap para pedagang kaki lima. Begini kata Wood:

“Saya pikir inilah salah satu alasan kenapa dia lantas diminta partai politik untuk mengikuti pemilihan gubernur di Jakarta, selain konsep yang dimilikinya untuk tata kelola pemerintahan yang baik yang sudah dilaksanakannya di Solo,” 

Kalau Jokowi saja sebegitu dihargai diluar negeri sana, saya heran kenapa masih ada orang Indonesia yang sentimen dan membawa-bawa isu SARA demi menjatuhkan nama Jokowi. Bagi saya, yang terpenting bukan dari suku apa ia berasal, Jokowi juga orang Indonesia, penduduk asli negara ini, sama seperti kita. - Chez-space.blogspot.com

Share artikel ini:

Monday, July 30, 2012

Soleio Cuervo, Penggagas "Jempol" pada Facebook

Soleio Cuervo adalah orang yang mengubah cara kita menunjukkan kesukaan di internet. Sebelum ia muncul, kita cuma bisa memberi bintang, hati, dan yang semacamnya untuk mengapresiasi sesuatu. Kini, ada ikon "Like." Soleio adalah desainer produk Facebook sejak 2005. Ia bagian dari tim yang mengenalkan ikon "Like" di halaman Facebook. Kini, 2, juta laman internet lain di dunia telah mengadaptasi ikon itu.



Lelaki itu menciptakan bahasa visual bagi pengguna untuk belajar dan membagi sesuatu dengan pegguna lain. Tak seperti Apple, "kami ingin agar Facebook memperhatikan pengguna, bukan dirinya sendiri," katanya. Pernyataannya merujuk pada produk-produk Apple yang secara desain memiliki daya pikat pada dirinya sendiri.

Untuk menciptakan sebuah situs yang dapat mengangkut filosofi itu, Soleio mencuri inspirasi dari berbagai sumber.Ruang kerja favoritnya adalah perpustakaan umum di Palo Alto, California, yang letaknya di dekat kantor pusat Facebook. "Tak terhitung jumlah percobaan yang kami lakukan," katanya seperti dinukil dari laman The Wall Street Journal. "Saya rasa tak banyak dikelilingi orang bikin saya lebih produktif. Perpustakaan umum adalah tempat yang tepat," jelasnya.


Kesederhanaan adalah bagian dari strategi desain dan kepentingan praktis bagi Facebook. Kini, perusahaan itu mempekerjakan sekitar 35 desainer.


Soleio berupaya menyeragamkan cara orang meninggalkan komentar di Facebook, yang pada tahun 2008 masih beragam. Gagasan pokoknya adalah bagaimana memungkinkan pengguna mendapatkan cara sederhana untuk menunjukkan kesukaannya pada sesuatu. Secara internal, ikon itu awalnya disebut "tombol keren."


Banyak situs lain memilih menampilkan gambar hati sebagai penanda kesukaan. Namun, Soleio merasa bahwa cinta dan rasa suka mendalam adalah dua hal berbeda. "Kami tak ingin "Like" seserius [cinta]," tegasnya. Mereka memilih ikon jempol-naik karena Facebook dikenal telah menyiarkan ikon yang meminjam gambar tangan untuk fitur "poke." Ikon "Like" muncul pertama kali pada February 2009.


Di beberapa negara, ikon jempol-naik itu dianggap tak sopan. Facebook lantas menyesuaikan dengan kebudayaan lokal dan menawarkan ikon lain. - Chez-space.blogspot.com


Share artikel ini: 

Wednesday, July 25, 2012

Narimo, Mempercantik Kota Solo lewat Topeng

 

Patung topeng ukuran besar dan mencolok kini dapat dilihat langsung di beberapa sudut Kota Solo. Mulai di perempatan Gendengan, Kawasan Pasar Triwindu Ngarsopuro, Sriwedari, Taman Sekartaji di Kandang Sapi, pintu gerbang Kompleks Stadion Manahan. Keberadaan topeng-topeng ini ternyata amat tepat sasaran sebagai penanda kota. Jika selama ini tamu luar kota atau wisatawan asing datang ke Solo biasa membawa kenangan foto dengan latar Keraton Kasunanan, Pura Mangkunegaran, Pasar Klewer dsb. Maka sekarang bisa mengambil topeng di beberapa sudut kota itu sebagai penanda Kota Solo.

Ialah Narimo, seorang pengrajin topeng dari Solo, topeng-topeng cantik tersebut tercipta berkat keterampilannya. Meskipun biasanya ia hanya membuat topeng ukuran kecil, namun justru karyanya yang satu ini sangat indah dan mencolok. Bagi Narimo sendiri, upaya Pemerintah Kota Solo membranding dengan topeng, menjadikan dirinya lebih kreatif. Pemilik karya topeng penanda Kota Solo itu merasa bahwa pesanan Walikota Jokowi, mulanya dianggap aneh.


Pak Jokowi mintanya yang besar dan mencolok. Gayanya modern tapi tidak meninggalkan karakter. Setelah Narimo mengikuti permintaan Pak Wali dan setelah dipajang, ternyata menumbuhkan semangat tersendiri baginya. Ia dipromosikan sebagai perajin topeng lokal, selain itu, ia juga dituntut berkarya lain dari yang lain. Sebelumnya Narimo membuat topeng hanya yang ukuran wajar atau kecil-kecil untuk souvenir. Sekarang bahkan Narimo mampu membuat yang lebih besar tanpa mengurangi kehalusan guratan dan pewarnaan topeng.

Penasaran dengan topeng-topeng raksasa buatan Narimo? Sempatkan waktu Anda untuk berkunjung ke Solo. - Chez-space.blogspot.com

Share artikel ini:

Wednesday, June 6, 2012

Daftar 10 Miliuner Termuda di Dunia

Sumber gambar: guardian.co.uk

Mereka masih tergolong muda, namun bukan berarti mereka tidak bisa mengumpulkan uang begitu banyak hingga menjadi miliuner muda. Mark Zuckerberg tetap menduduki peringkat nomor satu di daftar miliuner termuda ini, selain itu masih ada lagi 3 orang dari Facebook yang juga ikut meraup uang lebih banyak dari situs jejaring sosial terbesar di dunia tersebut.

Berikut cara yang dilakukan 10 miliuner termuda untuk memperkaya pundi-pundi mereka, seperti dihimpun oleh situs PeekYou.com:

1. Mark Zuckerberg
Pemuda berusia 28 tahun ini mendirikan Facebook dari kamar asramanya ketika masih kuliah dan mengembangkan Facebook menjadi salah satu bisnis paling sukses di dunia. Meski penjualan saham IPO Facebook mengecewakan, namun berdasarkan estimasi publik ia tetap memiliki kekayaan mendekati US$ 15 miliar.

2. Sean Parker
Salah satu pendiri Napster sekaligus presiden pertama Facebook ini memiliki kekayaan lebih dari US$ 2 miliar. Parker (32) pernah menjadi mentor Zuckerberg. Namanya terkenal karena dialah yang memaksa Zuckerberg untuk menanggalkan kata 'the' dalam versi asli nama Facebook. Parker juga menjadi investor awal Spotify, perusahaan berbagi musik.

3. Eduardo Saverin
Salah satu pendiri Facebook ini kini diperkirakan memiliki kekayaan US$ 2 miliar. Ia harus berjuang keras demi mendapatkan kekayaannya ini: dia menggugat Facebook dan kemudian setuju untuk mengakhiri pertikaian berdasarkan kesepakatan bersama, seperti yang terungkap dalam film 'The Social Network'. Saverin (30) yang dibesarkan dalam keluarga kaya, memiliki reputasi senang hidup mewah.

4. Dustin Moskovitz
Moskovitz (28) juga mengenal Zuckerberg sejak kuliah dan sempat bekerja di Facebook di tahun-tahun awal berdirinya. Ia kemudian keluar dari Facebook untuk memulai sebuah usaha baru, sekaligus aktif melakukan kerja amal. Forbes memperkirakan kekayaannya sekitar US$ 3,5 miliar.

5. Scott Duncan
Scott Duncan yang kini berusia di akhir 20-an, menjadi miliuner karena mewarisi kekayaan dari almarhum ayahnya yang mendirikan perusahaan pipa energi. Kekayaan diperkirakan mencapai US$ 4 miliar.

6. Fahd Hariri
Pemuda berusia 31 tahun yang sudah menikah dan kini tinggal di Paris adalah putra dari almarhum Perdana Menteri Lebanon Rafic Hariri. Ia bekerja di bidang perumahan dan memegang titel sarjana arsitektur. Kekayaannya lebih dari US$ 1 miliar. Ia juga seringkali tampil di acara-acara sosial berskala internasional.

7. Robert Pera
Pera, mantan teknisi Apple yang kini berusia pertengahan 30-an ini, mendirikan Ubiquiti Networks, yang membuat peralatan nirkabel. Ia dikabarkan masih tetap bergaya hidup sederhana, meskipun kekayaannya mencapai lebih dari US$ 1 miliar.

8. Ayman Hariri
Sama seperti adiknya, Fahd Hariri; Ayman Hariri yang berusia pertengahan 30-an, mendapatkan gelar dari salah satu sekolah bergengsi di dunia. Ia lulus Sarjana dari Georgetown University, Amerika Serikat dan kini bekerja di bidang perumahan dan tinggal di Arab Saudi.

9. Yang Huiyan
Satu-satunya perempuan dalam daftar miliuner termuda di dunia, Yang Huiyan, yang berusia 30-an, mendapatkan kekayaan ketika ayahnya mentransfer sebagian besar hartanya kepada sang putri di tahun 2005. Ayahnya mendirikan usaha Country Garden, sebuah perusahaan perumahan papan atas yang sukses di Cina.

10. Albert Von Thurn Und Taxis
Pangeran Jerman berusia 28 tahun ini, bersekolah di Italia dan Skotlandia sebelum kembali ke tanah kelahirannya. Ia menikmati balap mobil sama halnya seperti menjalankan proyek-proyeknya di bidang energi lokal. - Chez-space.blogspot.com

Sumber info: shnews.co
Share artikel ini:

Tuesday, May 8, 2012

Jokowi Gagal? Silahkan Datang Sendiri ke Solo

sumber gambar: solopos.com

Beberapa waktu yang lalu ada sebuah organisasi yang melakukan unjuk rasa di bundaran HI, mereka menolak keras pencalonan Jokowi dan Alex Noerdin sebagai calon Gubernur DKI. Mereka mengatakan Jokowi dan Alex sebagai pemimpin "gagal" di daerahnya masing-masing. Salah satu kegagalan Jokowi yang merupakan Walikota Surakarta tersebut adalah tunggakan listrik Kota Solo pada PLN senilai 13 miliar rupiah. Apakah benar demikian?

Jawabannya "Iya, memang benar". Dan hal tersebut bukanlah merupakan suatu tindak korupsi pejabat daerah yang sengaja ditutup-tutupi. Tunggakan tersebut secara jelas diberitakan di media lokal, dan hal itu merupakan permintaan Jokowi untuk "sedikit telat" membayar biaya listrik PJU yang digunakan untuk menerangi jalanan Kota Solo. Hal itu disampaikan langsung pada pihak PLN, dan PLN pun menyanggupinya. Jadi dimana letak korupsinya? Jokowi pun berkata pasti akan membayarnya, walaupun harus telat karena aturan pada anggaran APBD yang tidak memungkinkan untuk membayarnya saat itu.

Sepertinya, hal semacam tunggakan listrik seperti ini juga terjadi di kota-kota besar di luar negeri. Dan mungkin bukan hanya listrik, parkir misalnya. Menurut saya, siapapun orang yang berkata demikian, bila mungkin ia tidak disuap oleh orang lain yang berusaha menumbangkan popularitas Jokowi, pasti lah ia merupakan orang yang ibarat hanya membaca judul sebuah informasi tanpa membaca keseluruhan isinya. Ibarat sebuah pohon, makin tinggi sebuah pohon, makin besar pula angin yang menerpa pohon tersebut. Itulah yang mungkin dialami Jokowi sekarang.

Bicara tentang gagal atau tidak gagalnya pemerintahan Jokowi di Solo, ada baiknya jika mereka yang masih merasa ragu untuk datang langsung ke Kota Solo. Karena menurut saya, seorang pemimpin yang berhasil adalah pemimpin yang dicintai rakyatnya, meskipun orang dari luar daerah mencibirnya, yang pasti rakyatnya sendiri adalah yang ia pimpin, bukan orang dari daerah lain tersebut yang ia pimpin. Jadi siapa dong yang pantas menilai? Rakyat yang ia pimpin atau orang dari daerah lain? Tentu kita bisa menilainya sendiri. (Andy Catur)
Chez-space.blogspot.com

Share artikel ini:

Friday, April 6, 2012

Hasil Voting: Dahlan Iskan, Sosok Impian Pemimpin Bangsa

sumber gambar : visijobs.com

Dahlan Iskan yang kini menjabat sebagai menteri BUMN, saya rasa semua orang sudah tak asing dengan beliau. Beberapa kebiasaan "aneh" pejabat yang satu ini tentu masih teringat di benak kita semua. Model seorang pejabat yang tidak berkperilaku seperti pejabat kebanyakan. Kalau memang ia dikatakan suka cari sensasi di berbagai media, ya memang. Sebagai mantan wartawan, Dahlan Iskan cukup tahu bagaimana caranya tampil di media massa.

Begitu juga dengan Jokowi, yang kini masih menjabat sebagai Wali Kota Surakarta. Mereka berdua sering kita jumpai di berbagai media massa dengan imej yang positif. Sering juga saya menemui beberapa artikel yang bermimpi tentang Dahlan Iskan dan Jokowi suatu saat akan memimpin Indonesia. Tak heran, karena saat ini figur yang mereka bawa adalah sebuah figur yang dibutuhkan untuk memimpin Indonesia saat ini.

Karena dasar itulah saya membuat voting "Siapakah sosok yang paling pantas memimpin Indonesia?". Dalam voting tersebut saya memberi pilihan beberapa figur yang cukup terkenal di negara kita. Jokowi, Dahlan Iskan, Jusuf Kalla, Mario Teguh, Iwan Fals, Tukul Arwana, dan satu opsi lagi yaitu "Tidak ada harapan". Setelah survei tersebut saya tutup dan telah terkumpul sebanyak 139 suara dari pembaca blog ini, ternyata Dahlan Iskan menduduki peringkat pertama dengan perolehan 31% dari total suara.


Jokowi menduduki peringkat kedua dengan perolehan 24% dari total suara, menyusul kemudian Jusuf Kalla 12%, Tukul Arwana 10%, Tidak ada harapan 8%, Iwan Fals 6%, dan Mario teguh 5%. Ada tiga tokoh yang sebenarnya bukan dari golongan pejabat disini, yaitu Tukul Arwana, Mario Teguh, dan Iwan Fals. Tukul Arwana saya pilih karena ia merupakan figur pelawak yang bijak. Dalam lawakannya, sebenarnya ia meggambarkan bahwa semua manusia itu sama. Sama-sama jelek.


Iwan Fals juga saya masukkan disini sebagai seorang tokoh artis yang banyak memiliki penggemar dari berbagai lapisan masyarakat. Selain itu, dalam lagu-lagunya ia sering menceritakan tentang keadaan bangsa, ketidakadilan, dan beberapa kalimat yang menyinggung pemerintahan. Dan terakhir, Mario Teguh, seorang motivator yang sering memberi kata-kata bijak dalam sebuah acara televisi, yang kemudian menjadikannya terkenal hingga seperti sekarang ini. (Andy Catur)
Chez-space.blogspot.com

Monday, February 6, 2012

Google Rayakan Ulang Tahun Charles Dickens

Sudahkah kalian buka Google Search pada hari ini? Apakah ada hal yang berbeda? Yup, hari ini Google turut merayakan hari ulang tahun Charles John Huffam Dickens, atau lebih dikenal dengan nama Charles Dickens. Ia merupakan salah satu penulis novel terkenal di Inggris pada masanya, yaitu pada masa pemerintahan Ratu Victoria dari Britania Raya. Charles Dickens lahir pada 7 Februari 1812, dan kemudian meninggal pada 9 Juni 1870. Hari ini tepat tanggal 7 Februari, Google mempercantik tampilannya dengan menghias ikon Google Doodle dengan tokoh-tokoh dari novel karya Dickens.



Beberapa novel karya Dickens yang paling terkenal diantaranya Oliver Twist, A Christmas Carol, dan A Tale of Two Cities. Sebelum kematiannya, Dickens  sempat meninggalkan kata-kata terakhirnya, "Be natural my children. For the writer that is natural has fulfilled all the rules of art" yang bila diterjemahkan berbunyi "Bersikaplah alami anakku. Karena penulis yang alami telah memenuhi semua aturan seni." Selain membuat beberapa karya novel, Dickens juga menulis untuk cerpen. Dan, sampai akhir hayatnya, Dickens berhasil merampungkan kurang lebih sebanyak 45 novel dan cerpen yang sangat terkenal di dunia sastra.

Charles Dickens muda

Dickens pernah berwasiat agar tidak perlu didirikan monumen penghormatan untuk menghormati dirinya. Hanya ada satu patung perunggu seukuran Dickens, yang pada tahun 1891 dibuat oleh Francis Edwin Elwell, diletakkan di Clark Park, Spruce Hill, daerah Philadelphia, Pennsylvania di Amerika Serikat. Sofa tempat di mana dia meninggal masih ada dan disimpan di Museum Tempat Kelahiran Dickens di Portsmouth. Dickens dimakamkan di Westminser Abbey.

Sampai saat ini, ada satu hal yang belum pernah selesai dilakukan oleh Dickens, yaitu novel berjudul The Mistery of Edwin Drood, yang merupakan karya terakhirnya yang tidak selesai ditulis hingga kematiannya. (Andy Catur)
.Chez-space.blogspot.com

Sumber berita: http://chez-space.blogspot.com/2012/02/google-rayakan-ulang-tahun-charles.html

Share artikel ini:

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
"Pembaca yang baik akan meninggalkan komentar dengan nama, bukan hanya "Anonim". Terima Kasih."