Sudah tahu tempat nongkrong terbaru di kota solo?? Kalau belum, berarti Anda bukan orang Solo, dan kalau Anda orang solo tapi belum tahu berarti anda telah menghabiskan 1 tahun hidup anda di dalam gua. Entah disengaja atau tidak, setiap proyek fasilitas umum yang dilakukan oleh Pemkot Solo selalu menjadi tempat yang asyik buat nongkrong anak muda di Solo. :)
Dimanakah tempat tersebut?? Eng ing eng.. Tempat nongkrong baru di Kota Solo adalah Jalan Koridor Jenderal Sudirman. Koridor Sudirman merupakan jalan dua arah yang memanjang dari utara ke selatan (dan sebaliknya) dari depan Balaikota hingga bundaran di Gapura Gladag, arah ke Keraton Kasunanan. Proyek ini sebenarnya merupakan proyek yang (saya) tunggu-tunggu, pasalnya di kawasan ini terdapat bangunan-bangunan yang sebenarnya ciamik namun terlihat semrawut dan sangat jauh dari kata rapi, contohnya Benteng Vastenburg.
Dulu, setiap saya melewati jalan ini saya tidak merasa berada di pusat sebuah kota. Setiap bangunan dilindungi pagar-pagar tinggi, belum lagi separator beton yang tidak menambah keindahan, namun justru tidak sedap dipandang mata. Dan saat menengok ke arah Benteng Vastenburg, yang ada malah miris. Rumput liar tumbuh, bahkan sangat tinggi (siapa ya yang rajin nyirami rumput :p), benar-benar membuat kesan sebuah benteng yang angker dan suram. Belum lagi masih ada beberapa tanah yang tidak terpakai, padahal kan di pusat kota. Tapi itu dulu..
Sepeninggal Jokowi ke Jakarta tidak membuat pembangunan Solo mundur lho :D (peace pak). Meskipun punya Walikota baru, toh proyek ini terus dijalankan, dan sepertinya anak muda di Solo harus berterima kasih dulu sama Bank Indonesia. Entah ada kaitannya atau tidak, namun pembangunan gedung Bank Indonesia yang baru semakin memicu kawasan ini untuk menjadi spot baru di Kota Solo. Setelah bangunan ini kelar, proyek Koridor Sudirman mulai dijalankan. Dimulai dengan:
1. Merobohkan setiap pagar bangunan di kawasan ini (tak terkecuali Balaikota)
2. Menghilangkan separator beton dan menggantinya dengan "mata kucing"
3. Menghilangkan lampu merah, dan mengharuskan kendaraan melaju dari satu sisi ke sisi lainnya bila akan memutar (masih ada yang belum sadar lalu lintas, masih aja diterobos. "Indonesia")
4. Membabat habis rumput di sekitar Benteng Vastenburg
5. Membangun kawasan city walk di luar Benteng Vastenburg, dilengkapi dengan kursi-kursi dan lampu taman, terhubung dengan kawasan jajanan malam Galabo
6. Mengubah pom bensin menjadi kawasan public space (sedang dikerjakan)
Dan dengan perubahan tersebut apa yang terjadi selanjutnya?? Yup, seperti judul di atas, saat saya keluar malam hari dan melewati kawasan ini dipenuhi anak-anak muda yang sedang asyik nongkrong maupun foto-foto, menjadi suatu kawasan yang ramai. Dan primadona-nya adalah, gedung baru Bank Indonesia XD. Penasaran??
.Chez-space.blogspot.com
Share artikel ini:
Dimanakah tempat tersebut?? Eng ing eng.. Tempat nongkrong baru di Kota Solo adalah Jalan Koridor Jenderal Sudirman. Koridor Sudirman merupakan jalan dua arah yang memanjang dari utara ke selatan (dan sebaliknya) dari depan Balaikota hingga bundaran di Gapura Gladag, arah ke Keraton Kasunanan. Proyek ini sebenarnya merupakan proyek yang (saya) tunggu-tunggu, pasalnya di kawasan ini terdapat bangunan-bangunan yang sebenarnya ciamik namun terlihat semrawut dan sangat jauh dari kata rapi, contohnya Benteng Vastenburg.
Penampakan Koridor Sudirman yang baru. look clean :)
(ada yang ngelanggar jalan tuh)
Sepeninggal Jokowi ke Jakarta tidak membuat pembangunan Solo mundur lho :D (peace pak). Meskipun punya Walikota baru, toh proyek ini terus dijalankan, dan sepertinya anak muda di Solo harus berterima kasih dulu sama Bank Indonesia. Entah ada kaitannya atau tidak, namun pembangunan gedung Bank Indonesia yang baru semakin memicu kawasan ini untuk menjadi spot baru di Kota Solo. Setelah bangunan ini kelar, proyek Koridor Sudirman mulai dijalankan. Dimulai dengan:
1. Merobohkan setiap pagar bangunan di kawasan ini (tak terkecuali Balaikota)
2. Menghilangkan separator beton dan menggantinya dengan "mata kucing"
3. Menghilangkan lampu merah, dan mengharuskan kendaraan melaju dari satu sisi ke sisi lainnya bila akan memutar (masih ada yang belum sadar lalu lintas, masih aja diterobos. "Indonesia")
4. Membabat habis rumput di sekitar Benteng Vastenburg
5. Membangun kawasan city walk di luar Benteng Vastenburg, dilengkapi dengan kursi-kursi dan lampu taman, terhubung dengan kawasan jajanan malam Galabo
6. Mengubah pom bensin menjadi kawasan public space (sedang dikerjakan)
Proses pengecatan (?) jalan
Proses perobohan pagar (Bongkar bongkar bongkar!!) XD
Lampu-lampu
Cuma boleh muter disini
Pembukaan Koridor Jensud oleh Pak Wali
Dan dengan perubahan tersebut apa yang terjadi selanjutnya?? Yup, seperti judul di atas, saat saya keluar malam hari dan melewati kawasan ini dipenuhi anak-anak muda yang sedang asyik nongkrong maupun foto-foto, menjadi suatu kawasan yang ramai. Dan primadona-nya adalah, gedung baru Bank Indonesia XD. Penasaran??
.Chez-space.blogspot.com
Share artikel ini:







































